KOMIKAZEBACA KOMIK GRATIS

A Sword Master Childhood Friend Power Harassed Me Harshly, So I Broke off Our Relationship and Make a Fresh Start at the Frontier as a Magic Swordsman

Chapter 15

Pelecehan kekuatan dari Alfine ー pacar dan teman masa kecilnya ー yang seumuran, tumbuh bersamanya, dan menjadi petualang bersama, sangatlah menyakitkan. Dia adalah kecantikan yang tiada tara, seseorang dengan gelar "Master Pedang" dan disebut "Dewi Pedang Tanpa Cela," seorang wanita yang cakap dengan pencapaian yang diakui oleh kerajaan dan diberi penghargaan dengan penunjukan sebagai seorang ksatria dan menjadi seorang bangsawan. Di sisi lain, dia diperlakukan sebagai wanita yang cakap itu, aksesori Alfine, mendapatkan bahasa kasar yang dilemparkan padanya, dan menderita pelecehan kekuatan yang keras dan penghinaan kepadanya sebagai seorang petualang, mengakibatkan dia kehilangan martabatnya sebagai seorang pria dan sebagai pribadi Dia telah pasrah untuk menghabiskan kehidupan sehari-harinya dalam posisi sebagai penjaga-kekasih. Namun, perubahan datang dalam kehidupan sehari-hari itu. Alfine yang sibuk sebagai ksatria kerajaan seringkali tidak bisa mengikuti petualangan. Akibatnya, waktu dia menerima permintaan sendiri meningkat, dan dia bisa mendapatkan kembali martabatnya yang hilang. Kemudian dia menyadari ketidaknormalan keadaannya. Jadi, untuk mendapatkan kembali dirinya sendiri, dia memilih untuk meninggalkan dia dan pelecehan kekuasaan yang berulang-ulang padanya. Selain semua peralatan yang dia terima sampai saat itu, dia mengembalikan pedangnya, salah satu dari pasangan yang telah mereka tukarkan saat mereka menjadi petualang. Menyatakan bahwa mereka sudah berakhir, dia meninggalkan tempat itu dengan cepat. "Mulai sekarang, saya akan mengubah nama dan penampilan saya dan hidup bebas." Begitu dia memutuskan itu, semuanya berjalan dengan baik. Ketika dia menyadari, dia dipuji oleh orang-orang di sekitarnya dan merupakan petualang terhebat di perbatasan. Terlebih lagi, dia mendapat lamaran untuk menikahi putri penguasa perbatasan dari seorang petualang wanita.

Page 1Page 2Page 3Page 4Page 5Page 6Page 7Page 8Page 9Page 10Page 11Page 12Page 13Page 14Page 15Page 16Page 17Page 18Page 19Page 20Page 21Page 22Page 23Page 24Page 25Page 26Page 27Page 28Page 29Page 30Page 31Page 32Page 33

Klik untuk melihat atau memberikan komentar