
Mentori-Sama
Chapter 2
Liburan musim panas di tahun ketiga kuliahku. Sebuah rumah pedesaan yang sangat panas. Sebuah gudang gelap yang tidak boleh dimasuki.Nenekku terus menggumamkan hal yang sama berulang-ulang: ‘Mentori-sama sedang mengawasi.’Tapi tidak apa-apa karena aku punya kakak perempuanku.Sebuah kisah horor rakyat yang mencekam tentang ikatan darah dan adat istiadat yang terkubur pun dimulai.
Klik untuk melihat atau memberikan komentar







































